Wednesday, August 5, 2020
Home > Selaras Word > Hidup terus berproses

Hidup terus berproses

Sahabatku,
Kehidupan itu selalu berproses
Menikmati setiap fase kehidupan membuat kita semakin bijak
 

Selama kita hidup, selama itu pula kita senantiasa berproses. Mengarungi kehidupan nyata, yang kadang-kadang menyenangkan, kadang-kadang menyebalkan. Terlepas dari latar belakang apapun kehidupan kita, apakah dari golongan keluarga kaya, menengah atau miskin, semuanya mengalami proses kehidupannya masing-masing.

Kehidupan bukan untuk dihindari, itu artinya memilih mati. Sebaliknya, kehidupan haruslah dijalani, dihadapi dan dinikmati. Meski kehidupan tak selamanya indah, namun kepedihan selalu menjadi pengindahan keberhasilan kita. Seperti lapar yang membuat setiap makanan terasa lezat. Seperti sakit yang mengajarkan kita betapa berharganya kesehatan.

Mungkin ada orang yang mengherdik kehidupannya, padahal kehidupan adalah yang hal yang harus disyukuri. Bagaimana kehidupan akan mendatangkan kebaikan padanya jika ia tidak menghargai kehidupan? Hukum tebar tuai, sebab akibat selalu berlaku dalam hidup ini.

Makna kehidupan ini sangat tergantung dari cara kita menikmati proses. Jika melihat kehidupan dari sudut pandang yang sempit dan buram, maka kehidupan terasa hanya sebagai penderitaan dan ketidakberuntungan. Sebaliknya, jika melihat kehidupan dari sudut pandang yang luas dan terang benderang, maka kehidupan adalah sebuah anugerah, keberuntungan, kebahagiaan dan kedamaian. Kehidupan sesuai dengan bagaimana kita memaknainya.?

Menelisik jejak kehidupan kita sungguh memberikan pelajaran yang sangat berharga, bahkan terkadang serasa mendapat pencerahan. Mungkin kita akan terkagum-kagum saat menyadari bahwa kita telah sampai sejauh ini. Tak terasa kita telah berjalan cukup jauh, panjang dan berliku. Berapa banyak peristiwa pahit nan kelam telah berhasil kita lewati? Berapa rintangan yang telah mampu dihadapi yang bisa saja membuat kita putus asa, terpuruk tak berdaya? Pengalaman pun mengajarkan bahwa semua itu pasti berlalu. Tak ada penderitaan terus -menerus, pun tiada kesenangan terus-menerus.

Sungguh, sampai pada kehidupan yang sekarang ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Mungkin  kita sekarang mulai tersadar bahwa ada sejumlah kemenangan-kemenangan dari yang kecil hingga yang terbesar telah diraih. Bahkan kelahiran kita saja adalah prestasi yang luar biasa. Boleh jadi penderitaan yang kita rasakan hanyalah karena kebiasaan mengkritik diri sendiri dan kurang menghargai keberhasilan yang telah diperoleh.

Ketika kita telah sampai pada salah satu tangga kehidupan, akan ada lagi tangga kehidupan yang harus kita lewati. Untuk setiap tangga kehidupan, kita terus berproses dan menikmati proses itu adalah sesuatu yang tidak mudah dan sangat bermakna. Menikmati proses adalah sesuatu yang berharga dan sangat bernilai karena dengannya kita tumbuh semakin membijak. Ada rahasia Tuhan di sana tentang diri kita dan kehidupan.

Butuh kesadaran tingkat tinggi agar bisa menikmati proses kehidupan ini. Kesadaran mengenai diri sendiri, alam semesta dan Tuhan. Dan, kesadaran ini hanya bisa diraih dengan perenungan dan kesendirian. Meski terkadang butuh bantuan orang lain menemukannya, ingatlah ini tentang diri sendiri yang terdalam. Kesadaran ini ada pada diri kita, menanti untuk disadari dan menemukannya sekarang !